Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label NTT

Diving di Taman Nasional Komodo

Lama tak berkunjung ke kedalaman, di bulan April kemarin saya mendapatkan jadwal pertemuan di Labuan Bajo. Sudah beberapa kali kesana tetapi aktivitas yang saya lakukan hanya wisata kuliner dari café ke café dan island hopping LOB. Dalam kunjungan kali ini saya ingin merasakan menyelam di Komodo dan kemudian membuat janji dengan seorang teman (Prilli) yang juga hobi diving. Kami pun menyusun rencana setelah menyelesaikan pekerjaan. Sepanjang jalan di Kampung Tengah alias Kampung Bule Labuan Bajo banyak dive center dan agen open trip, sehingga kita memiliki banyak pilihan. Kami memilih Dive Komodo silakan klik linkberikut , yang berada di seberang Homestay Gardena dengan pertimbangan si teman sudah pernah menggunakan service mereka dan ada trip yang tersedia di hari yang kami butuhkan. Disitu juga kami mengisi declaration form dan menunjukkan diving license, Dive Master sempat menanyakan sudah diving berapa kali sebelumnya. Adapun dive spot yang akan kami selami yaitu Siaba Besar, Sia...

2nd VLOG - Sailing Labuan Bajo Day 1

Membuat travel vlog untuk perjalanan Sailing Labuan Bajo di Hari Pertama. Adapun itinerary nya: 1. Kanawa Island 2. Kelor Island 3. Sembilan Island - Jellyfish lake 4. Rinca Island 5. Kalong Island Taken with : Gopro Hero 4 Silver Edit : Gopro Studio Song : Beautiful Day - U2 Don't wanna know - Maroon 5 Happy background music Happy ukulele Carefree - Kevin Mc Leod Please enjoy my video and don't forget to subscribe Thankyou

First VLOG - Diving di Pulau Kera

Mencoba kekinian dengan membuat VLOG ala-ala dan membagikan keindahan bawah laut di pulau kecil di seberang Kota Kupang. Please watch and enjoy it... First VLOG - Diving at Kera Island NB : Yang butuh info untuk Diving di Kupang, silakan kontak saya via instagram :)

Perawatan Kulit Tukang Bapanas

Selama 2 tahun tinggal di Kota Kupang, ada banyak istilah yang saya kenal dan tentunya saya semakin ahli berbicara dengan logat Kupang yang kaya orang nge rap . Cuaca yang panas tentunya melekat erat dengan Kota Karang di pesisir teluk Kupang ini, orang-orang disini biasa menyebut “Bapanas” untuk panas-panasan atau berdiri di bawah terik matahari. Saya yang banyak berkegiatan di luar ruangan entah itu bekerja ataupun menyalurkan hobi tapaleuk (tukang jalan-jalan) tentunya sering terpapar matahari apalagi ketika ke tempat favorit saya yaitu PANTAI. Saya sangat menyukai pantai, dan paling anti ke pantai dengan menutup kulit karena takut hitam, IT’S A BIG NO! Mungkin karena saya cuek atau memang sangat menyukai pantai dan sinar matahari. Saya menikmati segala kegiatan di pantai mulai dari berenang, tidur-tiduran di pasir, berjalan menyusuri pantai, snorkeling, free dive, hingga scuba diving. Banyak yang penasaran mengapa saya tidak terlihat hitam atau menggelap dengan aktivitas bapana...

Perjalanan di Bawah Laut Kupang

Saya mengingat ketika di akhir tahun 2014, sejenak sebelum berpindah ke tahun 2015 saya sempat mencoba menuliskan resolusi di tengah kesendirian menikmati malam tahun baru sembari mengintip warna-warni kembang api dari jendela kamar. Ada beberapa hal yang saya tuliskan, jujur itu hanya terbersit tiba-tiba dan saya hanya menuliskannya di sebuah aplikasi catatan di HP saya yang masih berusia 3 bulan pada saat itu. Tanpa disangka 3 bulan kemudian HP itu rusak akibat kecerobohan saya saat pergi ke Pulau Kera, Kupang. Bukan tercebur air laut tetapi malah ketumpahan sebotol penuh air mineral di dalam tas saya saat berada di perahu. Beberapa bulan setelah kejadian HP rusak, saya pergi bersama teman jalan terbaik saat itu mencari informasi mengenai spot snorkeling di Kupang mulai dari bertanya ke instagram, komunitas di facebook hingga mendatangi Polairud Kupang demi impian snorkeling. Akhirnya kami menemukan komunitas snorkeling dan ikut snorkeling pagi ataupun sore di tempat itu. Saya j...

Menapaki Si Cantik Inerie

Kembali bertemu dalam posting saya yang sudah super duper basi, saya akan bercerita mengenai pengalaman saya mendaki gunung di bulan Desember 2014. Setelah pulang dari Riung dan kembali melanjutkan tugas saya di Bajawa, di akhir pekan kami berencana untuk mendaki Gunung Inerie yang menjulang megah di Bajawa. Kali ini kami tidak berjalan berdua tetapi ada tambahan seorang laki-laki sesame staf yang bersedia ikut dalam perjalanan. Saya dan si senior memang belum pernah mendaki gunung dan ini adalah pendakian pertama dalam hidup kami, sementara si laki-laki hobi dan sudah berkali-kali naik gunung. Ya, setidaknya kami merasa sedikit aman untuk pendakian ini. Ohh ya Inerie sendiri artinya adalah perempuan cantik. Si cantik Inerie yang selalu membuat saya terkagum dan jika anda berminat mungkin juga bisa menonton sebuah film dokumenter yang dibintangi Lola Amaria dengan judul "Inerie". Ohh ya cukup sudah... Gunung Inerie dari Kampung Bena, abaikan punggungnya Kami berenc...

Rote,Kabupaten Selatan Indonesia

Lama sudah saya tak bercerita kembali di blog ini. Baiklah kali ini saya akan menyapa kembali dengan tulisan ala-ala travel blogger yang sedang hits dan mungkin juga sedang saya khayalkan saat ini. Setelah saya kembali dari perjalanan panjang saya di Kabupaten Ngada dan menikmati kembali Kota Kupang tempat tinggal tercinta di pertengahan bulan Desember 2014. Saya berkantor selama kurang lebih seminggu dan kemudian mendapatkan jatah libur natal. Saya sudah merencanakan liburan ini sejak jauh-jauh hari dan kali ini saya tidak berjalan sendiri seperti biasanya, ada seorang partner yang rela terbang dari sebelah barat demi menemui dan berjalan bersama saya :) Setelah merayakan natal, kami berjalan menuju Pelabuhan Tenau dengan menumpangi taksi. Di kupang, taksi adalah mobil pribadi yang siap kita telepon kapan saja dan menetapkan tarif per jam atau tujuan. Biasanya sekitar 70-80 ribu untuk 1 tujuan. Kami menumpang kapal cepat Express Bahari dengan harga Rp 140.000 menuju Pelabuhan B...

5 Hal yang Akan Mengubah Ekspektasimu tentang Nusa Tenggara Timur

Setelah melihat banjirnya web startup yang berbicara topik bermacam-macam, saya iseng menulis dan ternyata dipublish di sebuah web startup traveling. Sungguh perasaan saya campur aduk, kali pertama bagi saya menulis di media online dan dibaca oleh ratusan orang. Mari lihat artikel yang saya tulis... Sebagai seorang pekerja sosial yang saat ini tinggal di Nusa Tenggara Timur (NTT), ada sangat banyak hal tentang tempat ini yang saya pikir harus saya bagikan, agar orang tak hanya mengenal NTT sebagai daerah yang kekeringan, miskin dan terbelakang; 1. NTT, sebuah provinsi yang terdiri dari banyak pulau Lepaskan penatmu di sini! Foto oleh Pritta Damanik Nusa Tenggara Timur ini unik, sebuah provinsi yang terdiri dari banyak pulau. Orang-orang sering menyebut FLOBAMORA, yang merupakan singkatan dari FLOres, SumBA, TiMOR, Alor. Ya, itu adalah pulau-pulau  besar yang ada di NTT. Selain pulau-pulau tersebut ada juga beberapa pulau lain yang cukup terkenal yaitu Rote, Sabu, Semau,...

PERUBAHAN

Sepuluh bulan sudah saya lalui di provinsi ini, mulai dari berkenalan dengan pekerjaan, tercebur dan ngap-ngapan menjalaninya. Hampir 4 bulan pertama saya lalui di luar tempat tinggal saya di Kupang. Ya, saya berstatus travel selama itu. Ketika sedang berada di lapangan, seringkali rasa rindu pada kamar yang berantakan tetapi tetap menjadi tempat ternyaman bagi saya selalu memanggil. Terkadang hanya pulang seminggu dan melanjutkan perjalanan kembali, koper pun tak sempat dibongkar. Pastinya banyak hal yang telah berubah dalam pengembaraan saya kali ini. Disini juga saya belajar menjadi pekerja lapangan ya sebelumnya saya idam-idamkan, ternyata tak semudah di pikiran saya. Butuh stamina luar biasa dan saya juga belum memahami mengapa saat itu saya bertahan tanpa segala sakit yang dulu sering mampir ke tubuh saya. Baiklah, saya akan tuliskan apa saja yang telah berubah ataupun pencapaian yang saya peroleh dalam 10 bulan terakhir 1. Saya berhasil naik pesawat dengan baling-baling ...