Sepuluh bulan sudah saya lalui di provinsi ini, mulai dari
berkenalan dengan pekerjaan, tercebur dan ngap-ngapan menjalaninya. Hampir 4
bulan pertama saya lalui di luar tempat tinggal saya di Kupang. Ya, saya
berstatus travel selama itu. Ketika sedang berada di lapangan, seringkali rasa
rindu pada kamar yang berantakan tetapi tetap menjadi tempat ternyaman bagi
saya selalu memanggil. Terkadang hanya pulang seminggu dan melanjutkan
perjalanan kembali, koper pun tak sempat dibongkar. Pastinya banyak hal yang
telah berubah dalam pengembaraan saya kali ini. Disini juga saya belajar
menjadi pekerja lapangan ya sebelumnya saya idam-idamkan, ternyata tak semudah
di pikiran saya. Butuh stamina luar biasa dan saya juga belum memahami mengapa
saat itu saya bertahan tanpa segala sakit yang dulu sering mampir ke tubuh
saya. Baiklah, saya akan tuliskan apa saja yang telah berubah ataupun pencapaian
yang saya peroleh dalam 10 bulan terakhir
1. Saya berhasil naik pesawat dengan baling-baling
Jujur ini sebuah cita-cita
tidak penting saya semasa mahasiswa dulu, tapi Puji Tuhan telah terwujud
beberapa kali menaiki pesawat Fokker dan ATR. Tapi masih pengen naik pesawatnya
Bu Susi :)
2. Saya berhasil menjadi pembicara pelatihan alias
fasilitator
Pertama kalinya saya memberi pelatihan di hadapan 60 peserta
dari masyarakat pedesaan, sungguh prestasi membanggakan. Mengingat pengetahuan
saya yang masih sangat terbatas dan ini merupakan kali pertama bagi saya
membawakan materi yang sesungguhnya masih sangat baru
Bertemu masyarakat di Nagekeo, Flores |
3. Saya bisa melihat pantai kapan saja
Yahhh mau ke pantai tinggal jalan kaki 15 menit dari rumah,
begitu juga masih tetap naik motor ke pantai
![]() |
Pantai di Pulau Kera |
4. Saya punya kegiatan weekend yang lebih bervariasi
Pernah jalan-jalan ke pantai, ke gua, snorkeling,
jalan-jalan ke pelabuhan, duduk sendiri baca buku di tepi pantai, naik gunung,
island hopping, tidur, nyuci sampai bekerja L
![]() |
Snorkeling di Alor |
5. Saya bisa minum kopi 3 gelas/hari kalau lagi di Flores
Saya yang sebelumnya bisa melek hingga pagi jika minum kopi
(bahkan kopi sachetan!). Ketika berada di Flores bisa minum kopi ketika perut
kosong pagi hari, siang, sore dan malamnya tetap tidur pukul 23.00 bebas
kembung. Mungkin ini disebabkan kopi Flores yang terkenal itu masih benar-benar
asli dan didukung oleh cuaca dan suasana.
6. Saya mengerti berinteraksi dengan masyarakat dan
merasakan tinggal di desa
Mungkin bukan kali pertama bagi saya live in di desa atau
bergaul dengan masyarakat pedesaan, tetapi kali ini berbeda. Saya pindah ke
tempat baru dan langsung dihadapkan pada budaya yang benar-benar baru bagi
saya. Mungkin saya sedikit ragu akan benturan budaya dan bahasa yang saya
gunakan, tetapi saya percaya bahwa masyarakat akan bisa menilai ketulusan
kedatangan dan komunikasi yang kita bangun. Tak perlu terlalu menjaga apalagi
hingga takut berkomunikasi, jadilah diri kita sendiri dan semuanya akan tetap
berjalan lancar. Ngomong-ngomong saya jadi pengen ke desa lagi nih…
7. Penyakit-penyakit dahulu
tidak pernah muncul kembali
Maag, migren, dan sinusitis yang dulu bergantian mampir
mengisi hari-hari saya mendadak tidak pernah saya rasakan kembali. Dulunya
telat makan, perut langsung melilit sekarang sudah tidak pernah kambuh. Minum
kopi secangkir, nahan kembung nya seharian. Kena AC dikit langsung deh hidung
mampet ampe bunyinya mengganggu sekitar. Setelah disini semuanya menghilang
tanpa bekas, mungkin karena udara yang lebih alami dan hidup saya yang lebih
teratur atau ada yang bilang karena lebih happy. Amiinnn… Tapi penyakit
malesnya belum sembuh juga. Hehehehe
8. Skill menunggang motor kian meningkat
Motor menjadi satu-satunya pilihan ketika berada disini,
kalau sedang di Kupang tentunya masih ada bemo yang musiknya mirip tempat dugem
berjalan dan rute yang seenak jidat. Ketika travel di lapangan, saya
memberanikan diri membawa motor bebek yang telah lama saya tinggalkan, iseng
menunggang motor RX King dan ketika di Kupang menjadi cewek matic sejati. Saya
yang dulunya malas mengendarai motor, dan masih meragukan kemampuan bermotor
kini menjadi pemotor setia dan merasakan indahnya hidup ketika motor selalu
stand by di depan kamar/kantor.
9. Saya tahu rasanya merindukan rumah
Semenjak pindah kesini, saya selalu menyebut kamar kos
sebagai rumah. Ntah kenapa di dalam sini saya merasakan indahnya rumah, kamar
saya memang cukup besar untuk ukuran kos dan uniknya saya punya dapur sendiri.
Ketika saya travel dalam hitungan bulan, sungguh saya merindukan rumah ini.
Merindukan saat dimana saya bermalas-malasan, membersihkan kamar di akhir
pekan, menonton TV series/acara memasak, berkunjung ke rumah keluarga yang baru
saya kenal di tempat ini, bertemu dengan teman, menikmati “me time” yang
rasanya selalu kurang. Disini saya paham bahwa dalam setiap perjalanan intinya
ada rumah yang menjadi tujuan utama, bukan kemana kita akan pergi. Saya belajar
memaknai rumah dan perjalanan, kapan lagi saya bisa memaknainya jika bukan
sekarang.
10. Lebih rajin memasak
Berawal dari sulitnya menemukan warung makan di sekitar
kantor, dan teman-teman sekantor yang biasanya membawa bekal saat ke kantor.
Saya juga terpapar dengan ikutan memasak dan membawa bekal ke kantor, bangun
lebih pagi, memikirkan menu apa yang akan saya masak dan mengunjungi pasar
setiap minggu. Sungguh sebuah perubahan luar biasa, mengingat betapa malasnya
saya bangun pagi dan saat ini saya jadi ketagihan memasak. Saya memang
sebelumnya suka memasak tetapi sering dikalahkan rasa malas, namun kini saya
begitu menikmati saat mengacak-acak dapur.
Itu dia ke 10 perubahan yang saya alami saat ini, mungkin bukan perubahan signifikan tetapi sunggguh saya menikmati perubahan tersebut sambil tetap menantikan perubahan apalagi yang akan saya rasakan di tempat ini. Saya rindu hal-hal baru dan perubahan lagi di dalam hidup saya.
![]() |
Swedish Meatball hasil memasak di weekend |
Itu dia ke 10 perubahan yang saya alami saat ini, mungkin bukan perubahan signifikan tetapi sunggguh saya menikmati perubahan tersebut sambil tetap menantikan perubahan apalagi yang akan saya rasakan di tempat ini. Saya rindu hal-hal baru dan perubahan lagi di dalam hidup saya.
Komentar
Posting Komentar